September 22, 2021

Psychology & Technology

Improvement & People Development

Olahraga Memanah Bersama Anakku Di Sabtu Sore

Le Eminence – Sabtu sore selepas dari makan siang dan berbelanja bersama keluarga, saya menyempatkan untuk berolahraga bersama Gathan. Olahraganya tidak lain adalah memanah. Usia Gathan 4 tahun, sehingga belum waktunya untuk belajar memanah. Saya hanya mengajaknya untuk melihat dan sesekali memintanya untuk membawakan anak panah yang saya cabut dari target.

Sore hari ini sangat cerah, sehingga cahaya matahari cukup menyengat. Padahal waktu sudah menunjukkan pukul 16.30 WIB. Gathan dengan aktivitasnya mengambil kayu dan mengumpulkan menjadi sebuah api unggun. Luas sekali imajinasinya. Saya dan istri belum pernah mengajarkannya untuk membuat api unggun.

“Ayah.. ayah..?”, panggilnya.

“Iya mas Gathan” jawabku.

“Ini ayah”, sambil menunjukkan tumpukan kayu yang dikumpulkan olehnya. Memang seperti tumpukan api unggun. Senyum dan saya katakan “Masya Allah, keren mas”, sambil memberikan jempol ke arahnya. Dia pun girang dan mencari terus kayu untuk ditumpuknya.

Lanjut ke cerita memanah. Kali ini 70 anak panah yang telah saya lepaskan, satupun tidak ada yang mengenai target. Meleset!

Minggu lalu dengan hari ini memang berbeda busur panahnya. Saya membeli sebuah busur panah tradisional dengan 25 lbs (Limb Bow Standard) atau berat tarikan. Perlu penyesuaian dalam menggunakannya. Lebih letih dan gemetaran memegangnya. Semua sasaran mendekati target kabar baiknya, hehehe…

Matahari menunjukkan mulai terbenam. Kami sudahi dulu permainan sore ini. Insya Allah besok kami lanjutkan olahraganya. Semoga ada perbaikan dalam memanah sehingga mengenai sasaran. Malam ini saya ingin berdiskusi dengan sahabat yang sudah lama menggunakan busur tradisional. Saya anggap dia ahli dalam memanah, dia pun aktif dalam kegiatan komunitas memanah di Kabupaten Kubu Raya.

Saya tidak ingin menjadi atlet memanah, namun dengan olahraga ini saya sedang melatih kefokusan dan perhitungan dalam menembak sasaran. Banyak pelajaran dari memanah ini. Semoga kelak Gathan menyukai olahraga ini dan mau menemani ayahnya berolahraga. Amiin.

Jangan lupa kalian olahraganya. Ayukss!

West Borneo, 23/01/2021 – SPW